LOGO gerung
Beranda > Berita > Musyawarah Antar Desa (Mad) Pembentukan Kkad Program Pisew Di Kecamatan Ge…
Berita Utama

Musyawarah Antar Desa (MAD) Pembentukan KKAD Program PISEW di Kecamatan Gerung

Posting oleh gerunglobar - 8 Juli 2026 - Dilihat 154 kali

Pemerintah Kecamatan  Gerung melakukan fasilitasi pelaksanaan kegiatan  Musyawarah Antar Desa (MAD)  antara desa Beleka dan desa Mesanggok dalam rangka pembentukan Kelompok Kerjasama Antar Desa (KKAD) sebagai salah satu tahapan dalam program PISEW (Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah) yang merupakan salah satu program prioritas Kementrian PU melalui Ditjen Cipta Karya. Program ini  berfokus pada pembangunan infrastruktur dasar perdesaan skala kecamatan menggunakan sistem padat karya dan pemberdayaan Masyarakat. MAD dilaksanakan di Aula Kantor Camat Gerung, Selasa 7 Juli 2026 dihadiri oleh Camat gerung, Kepala Desa Beleka, Sekdes Mesanggok dan perwakilan masyarakat.
KKAD adalah kelompok masyarakat yang dibentuk atas kesepakatan dua desa atau lebih. Kelompok ini bertugas merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi pembangunan infrastruktur dalam program PISEW untuk memfasilitasi kolaborasi antar desa dalam membangun sarana dan prasarana yang menghubungkan kawasan perdesaan, seperti jalan, jembatan, saluran drainase, atau fasilitas pendukung swasembada pangan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. 
Untuk kecamatan Gerung sendiri program PISEW berupa pembangunan jalan yang menghubungkan desa Beleka dan Mesanggok sepanjang 1 km lebih (1,050 km).
Dalam sambutannya Camat Gerung menyampaikan agar dengan adanya KKAD kerjasama antara desa Beleka dan Mesanggok dalam pembangunan infrastruktur terutama jalan dapat berjalan lebih efektif dan efisien, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat desa. Camat juga berharap agar pembangunan jalan yang diinisiasi oleh Program PISEW dapat menjadi penggerak perekonomian terutama masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian sehingga biaya produksi bisa dipangkas dan hasil produksi petani dapat diakses dengan lebih mudah serta distribusi dan pemasarannyanya makin lancar.


Silahkan beri komentar

Email tidak akan di publikasi. Field yang harus diisi ditandai dengan tanda *